Tuesday, 10 February 2015

Artikel | Awal Dari Semuanya



Hai semuanya bagaimana kabar kalian kuharap kabar kalian baik – baik saja disana, disini saya akan menceritakan sedikit tentang perjalanan hidup saya ditanah perantauaan.
Oke sebelum kita masuk ke dalam intinya alangkah baiknya jika kalian tahu kulitnya terlebih dahulu, ya benar sekali saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu.


Perkenalkan nama lengkap saya “Ndaru Rifa’i Al – Asyad”, namun di Kartu tanda penduduk saya tertuliskan “Ndaru Rifa’i Alsyad” entahlah itu kesalahan saya yang mengeja atau karena kesalahan petugas input data saat mengetik nama saya, well lupakan tentang itu saya kelahiran tahun 95’ tepatnya pada tanggal 13 Maret di Boyolali, Jawa Tengah tetangga kota tercinta saya Surakarta, kota dimana mengukir sejarah yang bisa dibilang tidak sedikit, kota dimana saya di tempa, kota dimana semua keindahan budaya bersatu, kota dengan ciri khas keramahan penduduknya, ah sudahlah tidak akan ada habisnya jika saya lanjutkan membicarakan tanah kelahiran. Lanjut, saya anak pertama dari 5 bersaudara, adik saya nomer 2 sekarang sudah beranjak ke kelas 12 SMK, yang sebentar lagi akan meneruskan ke perguruan tinggi, adik saya no. 3 juga sudah menempuh jenjang 9 SMP, selanjutnya satu – satunya adik laki – laki saya sudah berhasil mencapai ke kelas 5 SD, dan terakhir sudah masuk ke SD juli tahun 2013 kemaren.
Masuk ke dalam apa yang menjadi kesukaan saya, pertama, hal yang membuat mata saya berkaca – kaca ialah “DESIGN” apapun itu, apapun bentuknya, pokok yang berhubungan dengan unsur kebebasan dapat membuat saya merasa nyaman. Untuk kegiatan mendesain, saya sering sekali mengasah kemampuan menggambar saya baik secara manual (kertas dan pensil) ataupun secara digital (menggunakan tool- tool yang ada dalam komputer), karena kesenangan saya itu lah banyak teman – teman saya yang melihat saya itu jagonya desain, apalagi, orang – orang yang baru saya kenal, dan dia memiliki hobi sama seperti diri saya, seakan – akan mereka itu memuja muja saya, sering kali saya di mintai pendapat tentang pekerjaan mereka, padahal saya menekuni ini karena hobi saja, bukan karena mahir, namun supaya terlihat profesional saya sering memberi pencerahan dengan modal insting saya seakan – akan bahwa saya memang sudah mahir, hahaha.
Selanjutnya, saya juga suka mendengarkan musik, namun bukan sembarang musik, saya lebih suka mendengar musik – musik barat, karena kualitas mereka sedikit lebih baik daripada musik dalam negri saat ini. saya juga suka sekali dengan yang namanya game, biasanya saya suka genre game yang punya grafik simple, namun penuh aksi.
Oh iya hampir lupa aku lupa memberi informasi detil tentang penampakan saya, yang paling terlihat adalah saya pria dengan kumis tipis jenggot memusat dan berkacamata, tinggi saya sekitar 178cm kalau tidak salah, bobot 56kg dan memiliki rambut yang dawul dawul, untuk saat ini, namun saya juga sering terlihat dengan rambut pendek yang terpangkas rapi, lagi lagi aku memakai instingku dalam style ku, sering kali berubah – ubah sesuai perkembangan mode. Sedangkan kepribadian, saya memilik 2 sisi yang berbeda, sisi ini tergantung dengan suasana dan dengan siapa saya berhadapan, untuk orang asing, jangan harap bisa mendekati saya hanya dengan hitungan minggu, kecuali anda benar – benar ngotot dengan saya, karena saya cenderung memiliki sikap acuh terhadap orang asing, namun ketika saya sudah merasa nyaman dengan orang tersebut, bersiap – siaplah terkejut, karena saya memiliki kebalikan dari sifat acuh tadi dengan orang – orang yang saya anggap patut untuk dijadikan partner, ada juga yang sudah kenal saya lama namun tidak pernah merasakan sisi terang dari diri saya ini.
Yosha, saya kira cukup untuk detailing diri saya, sekarang saatnya masuk kedalam dunia yang sebenarnya.
Kisah ini berawal saat saya masih duduk dibangku SMK, tepatnya 3 bulan sebelum hari penentuan bagi seluruh siswa SMA/SMK (UN), waktu itu kami satu kelas sedang duduk bersama dibawah pohon beringin samping kelas, yah seperti hari – hari sebelumnya kami berbagi cerita disana, bercanda dan bergurau layaknya kawula muda pada saat itu, seketika 2 orang teman kami berlari – lari dari arah kantor guru menuju tempat peristirahatan kami, mereka memberi pengumuman bahwa besok ketika hari jadi SMK akan diadakan sebuah lomba, bagi yang ingin ikut berpartisipasi diharapkan untuk segera membuat kelompok min 2 orang maksimal 4 orang dan mendaftar, awalnya saya tidak begitu tertarik dengan lomba – lomba seperti itu, yah efek samping dari sisi gelap saya, jarang sekali saya mengikuti hal – hal seperti itu semenjak duduk di bangku taman kanak – kanak, setelah ada salah seorang teman saya saya yang mengajak bergabung dengan tim mereka mau tidak mau saya akhirnya bergabung dengan mereka karena dalam tim ada teman baik saya, awalnya sih memang ada sedikit diskusi sebelum saya bergabung, karena saat itu adalah lomba membuat aplikasi android, sedangkan saya merasa ga terlalu tertarik dengan menulis code, masak iya disekolah sudah belajar coding, keluar masih harus coding lagi, lalu mereka bilang kamu tidaklah perlu berkecimpung dalam pembuatan aplikasinya, kami hanya butuh kamu dalam hal desain, baiklah kalo masih dalam jalur kebebasan saya ikut, yah hal termalas sudah saya lewati, namun selang beberapa menit kemudian, mereka bilang, “bagi yang ikut besok di wajibkan ikut pelatihan di sini jam 7”, ayolah biasanya saja jam 8 baru bangun, seakan – akan saya menolak mereka, “ayo lah demi ilmu baru”, jadi begitu, baiklah, mulai saat itu saya bulatkan tekat demi melangkahkan kaki ke arah masa depan yang lebih baik, okay demi ilmu baru.
Akhirnya setelah mengikuti 3 hari pelatihan tibalah saat pembuatan, mengejutkan, kami hanya diberi waktu 4 hari untuk membuat sebuah aplikasi yang bahkan belum kami mengerti, neraka seperti apakah yang di hadapkan ke arah saya ini, saya bulatkan tekat lagi, setelah pelatihan dihari pertama, tim kami melakukan perundingan rancangan aplikasi apakah yang akan kita buat nanti, kami memilih tema kebudayaan, dan mengarah ke alat musik daerah, yaitu gamelan, semuanya rancangan telah tersusu rapi kami sudah membuat bahan – bahannya, selanjutnya tinggal implementasi ke dalam bahasa pemrograman yang akan dilakukan lagi esok harinya.
Mengejutkan 2 orang rekan saya mendadak ada acara keluarga keluar kota selama 2 hari, ternyata benar insting saya bahwa ikut – ikutan acara seperti ini cuman buat repot, yah apa boleh buat saya sudah dapat setengah jalan, 2 hari itu saya mulai nyicil programnya saya buat ini itu sendirian, yah kira dapet 50% ada lah, itu sudah termasuk desainnya, untung saja saat itu sekolah masih libur karena hampir tahun baru dan pertengahan semester, setelah mereka pulang, langsung lembur dan menyelesaikan aplikasinya.
Saatnya hari penjurian di tentukan, kami dapat giliran ke 4 kalau tidak salah, nah selama 3 giliran itu lah kami menyusun bahan presentasinya hehe, jujur saja waktu kami habis karena banyak terpotong, dan terfokuskan dengan aplikasi kami.
Setelah usai, kami stand by di sekolah selama 12 jam dari jam  10 pagi sampai 10 malam hanya demi mendengarkan pengumuman siapa yang akan menang, setelah menunggu lumayan lama akhirnya penentuan, saat itu pun masih ada sedikit miss komunikasi, yang seharusnya diumumkan secara resmi diatas panggunng namun malah kelewat, sudah terlanjur memasuki acara terakhir, yaitu wayang semalam suntuk, akhirnya penyerahannya dilakukan secara non formal di aula sekolah, yah, padahal saya sudah siap – siap naik panggung, namun semua itu terbayarkan karena tim kami meraih juara pertama dalam lomba ini, ah sebuah pengalaman yang mengantarkan saya melangkah, menuju harapan yang lebih indah, dan kami mendapatkan beasiswa D1 ITB dari SEAMOLEC, dari situlah perjalanan baru saja dimulai, setelah melalui banyak pertimbangan akhirnya saya mengambil beasiswa tersebut, dan terbang ke Jakarta.
Mungkin cukup sebait cerita ini saya cukupkan sampai disini, tunggu kelanjutannya, karena masih banyak lagi pengalaman yang belum saya publikasikan, mungkin lain waktu saja.
Terima Kasih.  

Jangan lupa tinggalkan komentar dan share ya???

4 comments:

  1. Wah Teman Sekelompoknya Tidak di sebutkan namanya ga asik ah :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkw, tok woco ngasi rampung a jon??
      wkwkwkwkw

      males jon, biar menimbulkan rasa kepo kepada sang pembaca jon

      Delete
  2. Replies
    1. Silahkan mba yayang, nanti kalau ada respon banyak, saya lanjutin ke part berikutnya

      Delete